PT Barata Indonesia (Persero) melaksanakan Opening Meeting  Audit internal Integrated Management System ( IMS), Sistem Manajemen K3(SMK3) serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) via zoom meeting pada Senin 5 Oktober 2020.

Opening Meeting tersebut dibuka oleh Direktur Operasi, Bobby Sumardiat Atmosudirjo, serta seluruh manajemen Barata Indonesia. Dalam sambutannya tersebut, Bpk. Bobby menyampaikan bahwa agar system ini berjalan di Barata Indonesia, maka diperlukan komitmen dari seluruh top manajemen Barata Indonesia.

“  Kalau dihayati betul ketiga sistem ini sebenarnya mengerucut pada “integritas” artinya barata indonesia akan terus meningkatkan tingkat pakta intergritas tehadap aspek apapun,” jelasnya. “ Dan integritas ini tidak hanya berlaku bagi Barata sendiri namun juga kepada mitra yang ingin melakukan kerjasama dengan Barata,” imbuhnya.

Namun sebelum syarat integritas tersebut diberikan kepada mitra atau partner,  dirinya berharap, nilai tersebut dapat ditanamkan pada masing – masing manajemen Barata Indonesia, sehingga bisa menjadi role model bagi seluruh karyawan.

Lebih lanjut, Barata Indonesia juga akan menerapkan  Integrated Management  Sytem ISO 90001, Environment 140001 serta ISO 37001 SMAP . Ketiga sistem tersebut  menjadi penting bagi perusahaan sebagai guidance, serta prosedr perusahaan yang baik dan benar.

Direktur Keuangan dan SDM, Rahman Sadikin juga menambahkan bahwa system tersebut wajib diterapkan tidak hanya di kantor pusat namun juga diimplementasikan dengan benar oleh seluruh karyawan Barata Indonesia. Dirinya juga menginginkan safety patrol  dilakukan ke seluruh project untuk mengecek apakah pengawasan atas implementasi ketiganya tealh berjalan dengan baik.

Selain implementasi tiga system di atas, Barata Indonesia juga berencana akan melakukan migrasi migrasi dari Ohsas 18001 ke ISO 45001.



Tinggalkan Balasan